
Laporan wartawan Kompas Dahlia Irawati
MALANG, SELASA - Puluhan demonstran dari aliansi mahasiswa anti badan hukum pendidikan (AMAB) yang berniat menghadang kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (27/1) sempat bentrok kecil dengan aparat kepolisian di Jalan Mayjen Pandjaitan Kota Malang.
Setelah upaya menembus barikade polisi gagal, demonstran kemudian memutuskan tidur-tiduran terkapar di jalan. Presiden datang ke Malang dalam rangka meresmikan sejumlah fasilitas pendidikan di Kota Apel tersebut.
Tanda-tanda bentrok mulai muncul saat sejak pukul 10.00 WIB mahasiswa dari elemen SMN, FMN, FORBAS, KOMMA, dan sebagainya itu mulai merangsek mendekati pintu gerbang Unibraw. SBY dijadwalkan datang ke Unibraw pukul 10.25 WIB. Setidaknya tiga kali demonstran tersebut mencoba menembus barikade polisi bertameng. Akan tetapi semakin mereka merangsek, semakin kuat pula polisi mendorong menjauhkan mereka dari gerbang belakangUnibraw.
“Kenapa kami dilarang bertemu SBY? Kami hanya ingin bertemu dan berbicara dengan kepala negara sebagai wakil kami di pemerintahan?” teriak anggota aksi, Bram.
Setelah upayanya menembus dua lapis barikade polisi gagal, lebih dari 50-an demonstran tersebut akhirnya memutuskan tidur-tiduran di jalanan. Mereka terkapar di jalanan sejak pukul 10.50 WIB-11.20 WIB. “Kita tidak akan lelah memperjuangkan nasib rakyat. Ini salah satu bentuk aksi damai kami untuk memperjuangkan hak-hak rakyat,” ujar Bram.

TOKYO, RABU - Empasan badai krisis belum usai. Kini, giliran Toshiba yang berencana menutup pabrik semikonduktornya di Jepang. Laporan pada Rabu (28/1) menunjukkan, pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2009, Toshiba kehilangan biaya operasi 200 miliar yen atau 2,2 miliar dollar AS.
Menurut Juru Bicara Toshiba Hiroko Mochida, pabriknya mengoperasikan sepuluh pabrik semikonduktor di Asia yakni China, Malaysia, dan Thailand. Menurut rencana, TOshiba akan mengoperasikan pabrik yang biaya tenaga kerjanya lebih murah.
Semikonduktor buatan Toshiba dipergunakan untuk produk elektronik seperti komputer, kamera digital, dan telepon genggam.
Penjualan semikonduktor Toshiba diperkirakan drop 8 persen ke posisi 1,28 triliun yen di akhir tahun fiskal ini. Sebelumnya, Toshiba sudah memperkirakan angka itu pada September tahun lalu. Laba bersih perusahaan ciut 45 persen ke 70 miliar yen.
sumber;www.kompas.com